Relay Otomotif merupakan perangkat kelistrikan yang mengontrol berbagai fungsi pada suatu kendaraan

Update:24-10-2022
Relay Otomotif adalah perangkat listrik yang mengontrol berbagai fungsi pada kendaraan. Mereka biasanya memiliki lima pin dan dapat dikabelkan sebagai relai yang biasanya terbuka atau biasanya tertutup, atau sebagai relai pergantian. Keadaan kabelnya menentukan fungsi mana yang akan dijalankan, apakah dalam keadaan tidak berenergi atau tidak berenergi.
Dua jenis relay otomotif yang paling umum adalah changeover dan make-and-break. Perangkat ini menggunakan sirkuit arus tinggi dan kontak yang tertutup atau terbuka saat diam. Terminal biasanya ditandai dengan sistem identifikasi DIN 72552, yang dikembangkan untuk industri otomotif di Jerman. Sistem penomoran membantu mengidentifikasi dengan jelas fungsi setiap pin atau terminal.
Relai otomotif rentan terhadap korosi, yang dapat menyebabkan kegagalannya. Suhu dan kelembapan yang tinggi juga dapat merusak insulasinya. Dalam kondisi ini, permukaan kontak dapat membentuk lapisan oksida atau sulfida. Pengemasan yang tepat membantu meminimalkan masalah ini. Pastikan untuk menyimpan relay Anda di lingkungan yang kering dan bersih. Jika memungkinkan, tutupi dengan plastik enkapsulasi untuk mengurangi debu dan kelembapan. Awasi mereka dengan cermat.
Relai make-and-break juga biasa digunakan pada mobil. Relai jenis ini terbuat dari gulungan kawat yang dililitkan pada inti besi lunak, yang menghasilkan medan magnet ketika arus melewatinya. Armature bergerak untuk menutup dan membuka kontak. Relai dapat berupa saklar satu kutub sederhana atau dapat mempunyai banyak kontak.
Relai Otomotif digunakan di semua jenis kendaraan dan terutama digunakan untuk menghidupkan dan mematikan sirkuit dengan arus listrik yang lebih tinggi. Mereka juga biasa digunakan untuk menyalakan lampu depan dan sistem penerangan lainnya. Mereka juga dapat mengontrol kipas mesin dan banyak item lainnya. Sistem kelistrikan mobil pada dasarnya bergantung pada mereka.
Tegangan pelepasan relai otomotif biasanya 10% dari tegangan pengenalnya. Jika dioperasikan pada tegangan yang lebih tinggi, kinerjanya dapat menurun. Akibatnya, relai tegangan tinggi cenderung lebih cepat rusak. Menaikkan tegangan ke level yang tinggi akan menyebabkan lapisan insulasi kumparan putus sehingga menyebabkan relai mati.



Teori: Relai Elektromagnetik
Penggunaan: PCB
Fitur Perlindungan: Epoksi
Beban Kontak: Daya Tinggi
Merek Dagang: Zhongxin
Asal: Zhejiang, Cina