Berapa banyak status posisi yang dimiliki pemutus sirkuit?

Update:22-03-2023

Pemutus arus adalah perangkat pelindung yang biasa digunakan dalam sistem tenaga listrik. Ini dapat secara otomatis memutus pasokan listrik ketika sirkuit rusak untuk melindungi peralatan listrik dan keselamatan pribadi. Status posisi pemutus arus mengacu pada posisi dan status sakelar pemutus arus di sirkuit. Menurut keadaan posisinya yang berbeda, pemutus sirkuit dapat dibagi menjadi beberapa tipe berikut:

1. Keadaan terbuka

Ketika pemutus arus terbuka, arus dalam rangkaian tidak dapat mengalir melalui pemutus arus dan rangkaian terputus. Keadaan ini biasanya digunakan pada saat perbaikan atau perombakan peralatan listrik untuk menjamin keselamatan. Pemutus arus terbuka biasanya dioperasikan secara manual sehingga memerlukan manusia untuk menghidupkan atau mematikannya.

2. Keadaan sirkuit tertutup

Ketika pemutus arus dalam keadaan tertutup, arus dalam rangkaian dapat mengalir melalui pemutus arus, dan rangkaian tidak terhalang. Keadaan ini biasanya digunakan dalam pengoperasian normal peralatan listrik untuk memastikan pengoperasian normal rangkaian. Pemutus sirkuit tertutup biasanya beroperasi sendiri, menyala atau mati sendiri tergantung pada beban pada sirkuit.

3. Keadaan setengah terbuka dan setengah tertutup

Ketika pemutus arus setengah terbuka dan setengah tertutup, sebagian arus dalam rangkaian dapat mengalir melalui pemutus arus, dan beban rangkaian menjadi terbatas. Keadaan ini biasanya digunakan ketika beban rangkaian terlalu besar atau peralatan listrik gagal melindungi keselamatan peralatan dan rangkaian listrik. Pemutus arus dalam keadaan setengah terbuka dan setengah tertutup biasanya dioperasikan secara manual dan perlu diatur secara manual ke posisi yang tepat.

4. Status kesalahan

Ketika sirkuit rusak, pemutus sirkuit akan secara otomatis memutus aliran listrik untuk melindungi peralatan listrik dan keselamatan pribadi. Keadaan ini biasanya digunakan ketika terjadi korsleting, kelebihan beban, atau gangguan lain pada sirkuit untuk mencegah kerusakan pada peralatan listrik atau cedera diri. Pemutus arus kondisi gangguan biasanya dioperasikan secara otomatis dan dapat memutus aliran listrik secara otomatis sesuai dengan kondisi gangguan rangkaian.

Singkatnya, status posisi pemutus sirkuit ditentukan sesuai dengan operasi dan kondisi gangguan sirkuit, dan status yang berbeda memiliki fungsi dan fungsi perlindungan yang berbeda. Saat menggunakan pemutus arus, perlu untuk memilih keadaan posisi yang sesuai dengan situasi aktual untuk menjamin keselamatan peralatan listrik dan keselamatan pribadi.