Langkah 1 - Aktifkan data Anda. Mengurutkan data aset pembangkit listrik tenaga angin adalah langkah pertama dalam perjalanan menuju kinerja puncak. Ladang angin yang sudah tua mungkin tidak memiliki sistem CMS, atau sistem yang memungkinkan mereka membuat keputusan yang lebih baik atau menerapkan strategi pemeliharaan prediktif. Hal ini memungkinkan manajer aset untuk mengakses dan menafsirkan data ini untuk meningkatkan kinerja sebenarnya.
Langkah Kedua - Prioritaskan pemeliharaan yang diperlukan. Dengan menggunakan data dan analitik yang andal untuk memprioritaskan masalah yang paling mendesak dan mendesak, pemilik/operator dapat mendeteksi kerusakan terburuk, memperbaikinya, dan memperpanjang umur aset turbin.
Langkah Ketiga - Buktikan Turbin Anda di Masa Depan. Operator didesak untuk maju dengan memastikan turbin mereka tahan masa depan melalui pendekatan pemeliharaan teknis yang dioptimalkan dan disederhanakan, dibandingkan pendekatan nominal, terencana, atau reaktif yang dapat menghindari masalah.