A
relai pengunci bekerja dengan membiarkan arus listrik mengalir melalui titik umum, seperti tombol. Ketika saklar ditekan, koil relay pengunci memberi energi, sehingga listrik dapat melewatinya. Namun ketika saklar dilepas, relai pengunci tetap pada posisi ON. Untuk menonaktifkan relai pengunci, tekan tombol di sisi lain sirkuit. Untuk mereset relai pengunci, gunakan tegangan positif.
Relai pengunci bekerja dengan memanfaatkan strip magnetik yang dapat berputar di antara dua terminal. Sebuah magnet kecil dipasang pada strip, yang menyebabkan saklar membuka dan menutup. Medan magnet kemudian digunakan untuk menghidupkan dan mematikan sirkuit. Bila terdapat pulsa magnetik dalam arah berlawanan, saklar ditahan pada posisi tertutup. Ketika arus dimatikan, strip magnetik akan tetap terbuka. Pulsa magnet dalam arah berlawanan menyebabkan relai pengunci kembali ke posisi tertutup.
Relai pengunci magnet terdiri dari dua lapisan: lapisan atas yang merupakan sistem elektromagnetik, dan lapisan bawah dengan sistem kontak. Lapisan atas terdiri dari sistem elektromagnetik yang terdiri dari kumparan dan jangkar. Angker dipasang di dalam inti besi berbentuk U dan dikendalikan oleh medan magnet. Kontak kemudian ditutup, memungkinkan arus listrik mengalir melalui sirkuit. Proses ini membuat relai pengunci berguna dalam berbagai aplikasi, termasuk penyortiran dan penghitungan industri, sistem anti-kondensasi pendingin dan HVAC, peralatan pembersihan, dan banyak lagi.
Relai pengunci paling sering digunakan untuk mengontrol sirkuit penerangan di tempat umum. Perangkat ini dapat dikontrol dari jarak jauh, secara manual, atau secara impulsif. Mereka juga dapat dioperasikan dari satu titik kontrol. Mereka sangat berguna di koridor, tangga, dan ruangan besar. Jenis yang paling umum adalah Relai Pengunci 2-Kumparan, Relai Pengunci 3-Kumparan, Relai Pengunci 4-Kumparan, Relai Pengunci 4-Stasiun, dan Relai Pengunci 5-Kumparan.
Kegunaan lain dari relai pengunci adalah untuk menggantikan kontaktor pada rangkaian penerangan. Dengan cara ini, relai pengunci dapat menghemat daya 2W per relai dan energi 5 kWh per tahun. Selain itu, relai pengunci dapat digunakan di instalasi penerangan kompleks, yang memerlukan sejumlah besar tombol tekan untuk setiap fungsi. Ini juga dapat digunakan di sirkuit penerangan dengan jumlah tombol yang tidak terbatas. Jika digunakan dengan benar, relai pengunci dapat memberikan solusi pencahayaan inovatif sekaligus mempertahankan penghematan energi yang optimal.
Relai pengunci adalah pilihan yang baik untuk mengendalikan sinyal listrik karena tidak memerlukan daya konstan untuk mempertahankan penutupan kontaknya. Relai pengunci menggunakan sinyal kontrol impuls untuk mengubah status kontak berdasarkan jumlah arus yang mengalir melalui kumparan. Relai pengunci dapat menghemat banyak energi karena tidak memerlukan catu daya terus menerus. Konsumsi dayanya yang rendah menjadikannya pilihan tepat untuk sistem tegangan rendah, termasuk aplikasi rumah dan otomotif.