Apa itu energi baru?

Update:20-02-2023
Energi baru mengacu pada berbagai bentuk energi selain energi tradisional. Kata benda diperkenalkan secara rinci sebagai berikut:
1. Pendahuluan: Energi baru disebut juga energi nonkonvensional. Mengacu pada berbagai bentuk energi selain energi tradisional. Merujuk pada sumber energi yang baru mulai dikembangkan dan dimanfaatkan atau sedang diteliti secara aktif namun belum dipromosikan, seperti energi surya, energi panas bumi, energi angin, energi laut, energi biomassa, dan energi fusi. Energi baru secara umum mengacu pada energi terbarukan yang dikembangkan dan dimanfaatkan berdasarkan teknologi baru, antara lain energi matahari, energi biomassa, energi angin, energi panas bumi, energi gelombang, energi arus laut, dan energi pasang surut, serta siklus termal antar sumber energi. permukaan laut dan lapisan dalam, dll.
2. Ikhtisar: Bagi industri energi baru, hal ini diyakini merupakan sebuah keuntungan. Pengamatan komprehensif terhadap industri pasar saham Tiongkok juga menggambarkan hal ini. Harga saham energi ramah lingkungan Tiongkok melonjak, dan semakin banyak dana menganggur yang diinvestasikan dalam industri energi baru dan perlindungan lingkungan. Pada saat yang sama, Tiongkok akan melampaui Eropa dan menjadi pasar pertumbuhan energi alternatif terbesar di dunia. Dalam konteks ini, industri energi baru harus memanfaatkan kesempatan ini untuk secara aktif mengembangkan tenaga angin, energi surya, dll., dan meningkatkan proporsi energi baru.
3. Energi matahari: Energi matahari umumnya mengacu pada pancaran energi sinar matahari. Bentuk pemanfaatan utama energi surya adalah konversi fototermal, konversi fotolistrik, dan konversi fotokimia energi surya. Energi matahari dalam arti luas merupakan sumber dari banyak energi yang ada di bumi, seperti energi angin, energi kimia, energi potensial air, dan lain-lain, yang disebabkan atau diubah oleh energi matahari. Metode pemanfaatan energi matahari terutama mencakup sel surya, yang mengubah energi yang terkandung dalam sinar matahari menjadi energi listrik melalui konversi fotolistrik.
Apa itu energi baru
Yang dimaksud dengan energi baru adalah: berdasarkan teknologi baru dan material baru, memodernisasi pengembangan dan pemanfaatan energi terbarukan tradisional, dan menggantikan energi fosil dengan sumber daya terbatas dan pencemaran lingkungan dengan energi terbarukan yang tidak ada habisnya dan berulang, dengan fokus pada pengembangan tenaga surya. energi, energi angin, energi biomassa, energi pasang surut, energi panas bumi, energi hidrogen, dan energi nuklir.
Energi baru secara umum mengacu pada energi terbarukan yang dikembangkan dan dimanfaatkan berdasarkan teknologi baru, antara lain energi matahari, energi biomassa, energi air, energi angin, energi panas bumi, energi gelombang, energi arus laut, dan energi pasang surut, serta energi terbarukan. energi antara permukaan laut dan lapisan dalam. Selain itu, terdapat energi hidrogen, biogas, alkohol, metanol, dll, serta batu bara, minyak bumi, gas alam, energi air dan sumber energi lainnya yang telah banyak digunakan disebut sumber energi konvensional.
Dengan keterbatasan energi konvensional dan semakin menonjolnya permasalahan lingkungan hidup, energi baru yang bersifat ramah lingkungan dan terbarukan semakin menarik perhatian semua negara. Secara umum, energi konvensional mengacu pada energi yang secara teknis telah matang dan telah digunakan dalam skala besar, sedangkan energi baru biasanya mengacu pada energi yang belum digunakan dalam skala besar dan sedang diteliti dan dikembangkan secara aktif.
Oleh karena itu, batu bara, minyak bumi, gas alam, dan pembangkit listrik tenaga air skala besar dan menengah semuanya dianggap sebagai sumber energi konvensional, sedangkan energi matahari, energi angin, energi biomassa modern, energi panas bumi, energi laut, energi nuklir, dan energi hidrogen dianggap sebagai sumber energi konvensional. sumber energi baru.